Sabtu, 09 Maret 2013

"Salam Sapa Blogger Personal"

Ada kalanya saya yang Penuh Cerita menjadi seseorang yang Bisu . .
Ada kalanya saya yang Penuh dengan Canda Tawa menjadi seseorang yang Muram . .
Ada kalanya saya yang Cinta pada kedamaian menjadi seseorang yang Penuh dengan Amarah . . 

Namun melalui ketikan - ketikan abjad yang akan muncul dLayar Laptop lalu dipublikasikan untuk diungkapkan pada seseorang atau bahkan banyak orang, saya mampu mengendalikan diri untuk tidak terlalu meledak - ledak mengekspresikan apa yang saya rasakan pada lingkungan ini secara langsung . .

Untaian - untaian kata yang masuk melalui indera pendengaran menjadi jajaran simbol berlafaskan hidup pada memori kecil di otak bagian belakang, bersembunyi, namun mengganjal jika tidak diutarakan . .

Maka melalui Blogger Personal ini, saya berbahasa tanpa harus bersuara . . 

Sabtu, 02 Maret 2013

Realita VS Kata Hati

ini realita, aku mencintai dia yang bukan kekasihku.
ini realita, kini dia menjadi pria kedua yang mengisi waktu luang dan ruang kosong dalam hati juga benakku.
ini realita, dia dengan rasanya yang sama denganku berusaha bertahan menjadi yang kedua dalam hidupku dihadapan mereka semua. 
ini realita, bagaimanapun caranya kami menyangkal, dan melupakan situasinya.  hubungan kami tetap terbatas. hanya sebatas ini.
ini realita, sekeras apapun kami bersuara, situasi ini sulit dirubah.
ini realita, aku dengan egoku, dia dengan egonya. saling mempertahankan hubungan dengan kebahagiaan baru yang semu dan entah sampai kapan mampu kami pertahankan. atau mungkin harus kami hentikan.
ini realita, sulit untukku mengabaikan situasi ini. namun lebih sulit lagi ketika harus mengenyahkannya dalam keseharianku.

dan kata hati hanya berkata
"Ingin kamu, ingin terus berada disisimu, ingin terus menatap matamu, ingin terus dicintai olehmu."
Hanya itu.

Kamis, 28 Februari 2013

:: Lagi (Part.1) ::


Jejaring sosial, terkadang membuat banyak hal baru datang dan jadi menyenangkan . . .
tapi kali ini jejaring sosial menjadi hal yang memicu air mata keluar tanpa bisa dicegah, dan entah untuk keberapa kalinya ini terjadi dan entah untuk keberapa orangnya ini memicu lagi hal yang menyakitkan . . .
kali ini lebih dari sekedar tangis, tapi juga luka, sakit . . .

Mungkin aku adalah salah satu perempuan paling tidak bersyukur di dunia ini, aku sudah memiliki cinta yang tulus untuk menjadi imam dunia akhiratku yang menggantikan "DIA" sang pengkhianat di masa lalu namun tetap saja rasa hati ini masih menyimpan "Rasa" yang entah bisa kusebut apa untuk "DIA" . . .

Penasaran, Sakit, Senang, Rindu, banyak hal yang membuat aku tertegun ketika hari itu 4 Januari lalu aku harus dipertemukan lagi dengan "Masa Lalu" yang telah menghilang selama hampir 3 tahun ini . . .

Penasaran, ketika banyak hal yang berkaitan dengan dirinya muncul secara perlahan namun pasti, menggelitik aku si penonton untuk terus menerka segala hal yang sangat aku hafal tentang dirinya.

Sakit, ketika ternyata itu benar adalah "DIA". Ketika aku harus menelan kecewa dengan semua kenyataan pahit yang memang seharusnya sudah kuterima dari dulu, yang seharusnya sudah aku ikhlaskan semenjak 3 tahun lalu.

Senang, karena akhirnya setelah 3 tahun mencari, menduga,  menanti,. Aku menemukan DIA lagi yang juga sepertinya mencari dan ingin mengungkapkan sesuatu tentangnya, ingin banyak bertanya tentang aku. Tuhan tolong hapus rasa ini, aku terluka.

Rindu, sungguh aku merindukannya, aku ingin menatap matanya, aku ingin menyentuh pipinya, aku ingin melakukan segala hal yang biasanya kita lakukan.

Tuhan, mengapa cinta pertama begitu berarti untuk tetap berada di hati ? padahal yang bisa kuyakini saat ini adalah semua sikap pengecutnya sudah mendarah daging, sudah menetap sebelum aku bertemu dengannya hingga aku buta pada Cinta yang tidak lagi tulus dan ternodai oleh Hasrat Dunia. Hingga kini hanya ada luka.

Mengapa kenyataan yang dia berikan lebih menyakitkan daripada hal yang aku bayangkan ?


Rabu, 27 Februari 2013

Kisah RectoVerso yg Bukan Tanpa Suara (Quality time we have)

Malam ini.

Ingin menangis, tapi harus kuat.
Sedih saat harus berjalan namun tanpa cita - cita. Kenapa harus aku jalani semua yang akhirnya sudah aku ketahui tidak akan berakhir baik. Rasa bahagia yang aku tau hanya sementara, namun tidak sanggup untuk aku hentikan meski hanya sekedar angan.

Aku ingin memiliki cita - cita yang juga beriringan dengan tatapan matanya, namun dia dan aku pun memungkirinya. Kemana harus aku langkahkan kaki yang bimbang ? Kemana harus aku teriakkan suara hati yang gamang ? Sampai kapan aku harus menahan nafas sakit dan menghelanya dengan panjang sebagai obat dari luka.

Satu hari ini, bersamanya, dalam tawa, dalam keserasian, aku ingin memutuskan untuk menolak Pergi darinya. Seandainya bukan hanya aku yang juga ingin bertahan, seandainya bisa sama - sama memperjuangkan. Namun kali ini aku cukup tau diri, yang aku tau "Murah" ku takkan pernah diperjuangkan.


Seperempat Malam Kita.

Hanya dengan "ini" aku bisa merasa memilikinya meskipun TIDAK !!! meski dengan cara "itu" aku semakin terperosok pada sebuah image buruk tentang diriku sendiri. Namun Sulit.

Egoku bersuara, rasanya lebih suka memiliki kesempatan untuk bersamanya, meski hanya mampu untuk sebatas "merasa" memilikinya. daripada harus mengingkari apa yang ada dirasakan di dalam hati.

Ada perasaan besar dari dalam diri untuk terus berada disisimu tanpa henti, sikap kekanak-kanakan yang menggebu untuk tetap nyaman berada disisinya. Andai waktu bisa diputar kembali, aku ingin DIA.

you always be my number one. always in my heart.


Minggu, 20 Januari 2013

:: Don't Remember :: This's Last ::

 Let's START, the Story about We are . .

26 & 27 - 11 - 2012
Malam dingin yang membekukan jiwa, menyatukan Dua Hati dalam Kehangatan Dunia . .
perkataan di mulut berbeda dengan yang dirasakan, kejujuran hati sulit di ungkapkan . .
terpaku dengan keyakinan besar itu untuk membawa perubahan dalam kacaunya hidup yg tdk pernah bisa teratasi.

01 - 12 - 2012
Ada Luka d setiap tatapan matamu padaku, aku sudah bersalah, memang sangat bersalah padamu . .
memberi ruang dengan sengaja, tanpa pernah bisa berbagi . . maafkan aku . .

02 - 12 - 2012
Aku Sakit !!! rasanya semakin menggebu - gebu, apa yang dirasakan berbeda dengan yang berani aku lakukan . . haruskah aku jujur pada DIA dan Hatiku sendiri ???
Karena semakin ku ingat tatapan mata itu, semakin aku Ingin berada dalam kenyamanan bersamamu.

03 - 12 - 2012
Aku Harus Jujur !! Sungguh Tidak lagi Tahan . .!!

07 & 08 - 12 - 2012
Melewatkan malam bersamamu adalah Hal yang membawa kedamaian dalam Hatiku, Genggaman tanganmu membuatku Runtuh seketika, Luluh dalam kisah kasih yang SEMU.

13 - 12 - 2012
Tuhan, Rasa Apa ini ??? sangat Egois, sangat tidak ingin berbagi DIA dengan yang lain. Cemburu.

14 - 12 - 2012
Membawa Semangat yg baru untuk terus berada disini. dtempat ini. dikampus. didekatnya.

15 - 12 - 2012
Berjalan beriringan, dengan genggaman tangan itu semua resah yang dirasakan pun mampu lenyap seketika.

17 - 12 - 2012
Mencari kesempatan agar bisa bersamamu, sebentar pun tak apa. cukup dengan menatap mata itu.

19 - 12 - 2012
Hebat, Perang kali ini benar2 Hebat. Kata2 itu menyakitkan untukku, candaan yg tidak Lucu.
sulit untuk diperbaiki, saling mengedepankan EGO masing2. Saling Menjauh.
aku memang salah, selalu mengabaikan perasaanmu.

22 - 12 - 2012
Siang :
Apa lagi ini ?? Apa yg membuat semuanya KACAU seperti ini. TEGA memaki maki orang yg katanya di Sayang di tengah kerumunan orang, hanya karena Orang ITU, Orang yg menjadi musuh dalam selimut di Hidupku. Adu Mulut, saling Mencela, sikap kekanak-kanakan. mengapa EGO yg kita dahulukan ??!
Air mata mengalir deras, dari Hati, jujur Aku sakit.
Sore :
Mencoba menjadi lembut, dengan wajah kusut. mencari penjelasan atas sikap itu. aku tau tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah di antara kita. hanya salah paham.

23 - 12 - 2012
Pagi :
Apa lagi ini ?? sikapmu selalu membuat aku Cemburu. aku masih bertahan.
Sore :
Perbincangan ini lebih dari menghancurkan, semuanya jadi berbalik. ternyata emosi itu masih menyelimuti Hati dan Pikiranmu. aku Terluka, berjalan sendiri ditengah Hujan. menangis lagi karenamu.

24 - 12 - 2012
God, aku masih ingin DIA . . Pertahankan aku . . 
belum ikhlas memilih jalan ini, mengapa begitu cepat DIA melenyapkan aku ???

26 - 12 - 2012
Kita di pertemukan lagi. sama - sama enggan untuk memulai.
tatapan mata yang selalu kurindukan, menjadi sayu. maafkan jika harus jalan ini yang memisahkan kita, meskipun sebenarnya aku masih ingin memperjuangkannya. mengapa kamu enggan ???
maaf jika semua ini menyaktikan, bukan hanya kamu yang merasakan sakit ini. tapi KITA.
 
 27 - 12 - 2012
sebuah kisah yang tidak bernyawa . .
membelenggu dalam benak, bercengkrama dengan jiwa . .
tanpa sadar terus membekas dalam batin dan mengerak bersama langkah . .

aku mau kamu, kamu mau aku, namun kita terpisah oleh EGO, oleh TAKUT . .
dia mau aku, aku mau kamu, dan kenapa kamu mengikhlaskan aku untuk dia ??
padahal aku tau, kamu tau, kita sama - sama terluka, sama - sama tersiksa, sama - sama menyesal . .

yang menjadi lelah adalah ketika harus terus berpura - pura kuat padahal tidak, berpura - pura senang padahal menderita, berpura - pura bisa padahal lelah, berpura - pura tersenyum padahal merasa sesak dan sulit bernafas . .

28 - 12 - 2012
maaf jika ini jadi terasa sangat menyakitkan untukmu. tapi sungguh sakit ini bukan hanya kamu yang merasakan.

29 - 12 - 2012
ternyata begitu, jadi siapa yang harus kupercaya ???
cukup dengan kaget, meski tidak terlalu perduli. bereaksi berlebihan, yang membuatmu semakin tersakiti. maafkan aku, sikapku, dan semua yg kita jalani.
meski inginku semua ini masih mampu diperjuangkan, namun kamu masih tetap  takut dan pesimis.
benarkah perasaan takut yang kamu miliki itu ?? atau hanya alasan untuk melepaskan aku dan hubungan ini ?!!
aku berusaha kuat, sendiri. meyakini bahwa aku pasti bisa meski pasti akan terasa sulit.

30 - 12 - 2012
saling menyembunyikan tatapan, Ego benar2 menang dalam hubungan ini.

2013
Aneh, saling Diam, saling menghindar, saling mengabaikan.

14 - 01 - 2013
kata - kata itu menyakitkan. Tega. padahal tida pernah ada niatku untuk membuatmu REPOT atau TERGANGGU. aku bisa sendiri, hanya sekedar memberi info. karena jika bukan di dunia, maka pertanggung jawaban itu akan tetap ada di Akhirat.

Sekarang . .
masih sama sama enggan untuk memulai, dan tidak akan pernah ada kesempatan untuk memperbaikinya.
semua sikapmu menghancurkan pemikiranku. terimakasih.

wanita "never to forget" dan pria "never to remember", yes u are dan ternyata kamu yang lebih mudah melupakan, lebih mudah untuk move on, terbalik dengan semua janji dan pembicaraan kita di tengah malam dan dinginnya jiwa kala itu . .

Kini . .
Namamu Mengukirkan Luka dalam Hatiku . .
 


Selasa, 15 Januari 2013

Mencoba Ikhlas . .

Heii, Hujan itu datang lagi bahkan kali ini lebih deras dari yang sebelumnya. ditengah malam pula, rasanya benar-benar menyakitkan.
yg jadi pertanyaannya adalah bagian mana yang menjadi menyakitkan???
Apakah Episode "Seorang mantan kekasih yg benar2 bersikap pengecut" ???
atau,
Episode "Seorang sahabat yg masih saja sama, selalu membuka aib sahabatnya sendiri pd orang lain" ???

Rasanya dua hal itu memang cukup membuat hujan deras dalam hati dan pikiran, tapi bagaimana aku harus bersikap?? dengan dua hal menyakitkan ini, mampukah pemikiran positif bertahan dan menjadi pemenang??
setiap hal yang terjadi pasti memiliki Hikmah tersendiri, dan kali ini kapan Hikmah itu mampu terbaca??

Berusaha keras menerima bahwa tidak semua orang akan baik dan tulus pada sikap kita, Berusaha keras untuk ikhlas bahwa tidak semua orang yang kita percaya akan tetap menjadi orang yang kita percaya.
Berusaha keras menerima realita bahwa Dunia tidak seNaif yang aku fikirkan, bahwa Dunia lebih Berwarna dari yang mampu aku bayangkan, bahwa Dunia lebih berkata Jujur dari setiap orang yang berada di Dunia itu sendiri, bahwa Dunia adalah tempat bagi kita untuk belajar Kecewa dan berdiri di Zona Tidak Nyaman.

Semoga masih bisa berada dalam jalur Positif, dan berpikir Logis untuk semua hal yang terjadi, Semoga Emosi ini mampu terkendali dengan Usaha untuk IKHLAS. masih butuh proses, dan semoga proses itu mampu terselesaikan dengan cepat dan membuat segalanya jadi lebih ringan.




Minggu, 23 Desember 2012

Rasanya Lebih Sakit dari yg Sempat Terfikirkan..

Apa yg tersirat dalam benak ini ketika dia hadir untuk pertama kalinya ??
sungguh, cinta tidak mengenal apapun untuk menentukan mana yang akan dipilihnya . . 
ketika hati sudah menentukan pilihan, maka logika tak akan pernah lagi menang ketika berbahasa . .

Bukan aku, bukan dia, tapi Hati yang saling mengikat . .
lalu jika jalan sudah menentukan, mengapa bisa terpecah oleh situasi yang tidak mampu kita kendalikan ??
aku yang memang egois tidak pernah mampu mengendalikan diri dari segala bentuk kecemburuan itu, tapi kenapa bisa seseorang yang memiliki rasa sayang mampu dengan tega melukai lebih dari yang sempat terbayangkan. padahal hati selalu berpikir positif dan memuja segala tingkahnya, dan menerima segala hal yang terkadang membuatku lebih dari terluka.

Berusaha berdiri bukan perkara yang sulit bagi sebagian orang, tapi bagi sebagian orang mencoba berdiri sama seperti kembali menjadi bayi yang baru belajar merangkak. jatuh - bangun lagi - terjatuh lagi - bangkit lagi - hingga akhirnya bisa menemukan porosnya sendiri untuk berpijak.
tidak ada yang ingin disalahkan, tidak ada juga yang rela untuk dipermalukan . . tapi demi sebuah perasaan yang disebut CINTA, semuanya lenyap, semuanya buta, semuanya ikhlas, bahkan semuanya rela kembali merangkak untuk memperjuangkannya.

lalu, ketika tidak ada lagi yang bisa  diperjuangkan, ketika semuanya menjadi terbalik, ketika yang berjuang hanya salah satu pihak. rasa sakit untuk kesekian kalinya itu berubah menjadi ratusan kali lipat lebih menyakitkan.

rasa sakitnya lebih dari yang sempat terpikirkan, anggap saja ini karma . . karna telah banyak yang tersakiti untuk sekedar memulai, mencoba, membantu namun tetap harus tersakiti dengan kengganan untuk mencoba, harus tersakiti oleh rasa sakit yang terus menjadi batu. oleh kebodohan jiwa yang terus mempertahankan rasa sakit.

anggap saja ini karma. dan ikhlaskanlah.

Senin, 10 Desember 2012

Lebih dari kecewa (09122012) . .

tatapan mata itu menyiratkan luka, aku tau bu aku memberikan luka lebih dari yang ibu bayangkan. ucapan itu yang mebuatku lebih terluka, "salah mamah terlalu berharap besar sama kaka" . . bagaikan petir di pagi ini membuat lututku terlemas ketika ketukan itu tiba-tiba datang.

apa yang bisa aku katakan untuk menghilangkan luka itu bu, bahkan jika bisa seribu permintaan maaf tiap harinya aku lontarkan untuk mengobati sedikit saja luka ibu akan aku lakukan sambil berlutut dihadapanmu.

tidak akan aku mengelak dengan salah yang telah ibu ketahui, tapi aku mohon jangan sedih dan berprasangka seakan duniaku terhenti dengan apa yang ibu lihat. aku lebih kuat dari yang ibu bayangkan, sungguh aku mampu bertahan lebih dari yang ibu pikirkan.

semua yang aku perjuangkan dan aku cita-citakan hanya untuk ibu, semua luka yang aku tutupi sudah berhasil aku lalui 2 tahun ini bu. aku sudah terpuruk jauh sebelum ini, ketika aku mulai membantah segala pemikiran ibu, ketika untuk pertama kalinya  aku mulai jatuh cinta . .
hingga aku terlalu malu untuk mengakui segalanya, segala bentuk kecewa dan luka yang aku dapatkan dari hubungan itu. hingga semua support yang ibu berikan membuat aku berhasil memperjuangkan diriku sendiri. berjuang keluar dari luka dan masa lalu itu, bergerak demi masa depan apapun yang terjadi dengan atau tanpa adanya "kaum adam" untuk menemani hari-hariku.

meski akhirnya aku mendapatkan luka baru yang menguatkan persepsi burukku terhadap "kaum adam" karena DIA "setengah darah dalam tubuhku",  hanya ibu yang mambawaku ke tempat damai untuk berpikir bahwa aku akan jauh lebih kuat dari yang bisa dibayangkan orang lain. dan aku mampu bu, aku sudah menjalaninya dua tahun ini . .

aku mohon bu,
jauhkan prasangka hidupku akan berakhir dan berhenti dengan segala pilihan yang leluasa . .
aku yakin kita tidak selemah itu bu, aku yakin kita dan lebih tepatnya "aku" mampu berjalan lebih leluasa dari hal yang kita bayangkan, tolong bu . . jangan jadi terluka karena melihat aku terluka, karena aku mampu bertahan lebih dari yang ibu bayangkan, karena aku tidak akan pernah kalah oleh situasi selama ada ibu disampingku . .

sungguh, maafkan aku bu . .
dalam hati aku lebih dari sekedar menangis ketika melihatmu terluka karena aku, kecewamu adalah runtuhnya duniaku bu. 
aku mohon biarkan semuanya berjalan sesuai dengan yang akan aku jalani, aku tidak nyaman ketika harus tersudut seakan-akan pilihanku berakhir. 
karena aku akan selalu meyakini, kita masih memiliki banyak pilihan tanpa terpojok dengan situasi yang lemah. 
kita yang harus menciptakan kekuatan untuk memperkuat situasi kita, aku yakin bu . . aku bisa . . dengan atau tanpa "kaum adam" manapun, karena hanya ibu yang aku butuhkan lebih dari apapun.

<3 forgive me mom, I know you're disappointed more than it appears, so please trust me again <3

Selasa, 04 Desember 2012

Sungguh, Aku benar2 merindukanmu . .

Kata apa yg harus aku sebut untuk menamakan rasa ini . . ???

aku ingin melihat tatapan matamu, lalu melihat senyumanmu . .

aku ingin berbincang denganmu, lalu mendengar tawa riangmu . .

aku ingin bersenda gurau denganmu, lalu mendapatkan cubitan manja pada pipiku . .

aku ingin berada dalam dekapanmu, lalu merasakan belaian lembutmu pd kepala ini  . .

aku ingin  menyantap makan malam denganmu, lalu saling berbagi mencicipi berbagai menu yg kita pesan . .

aku ingin kamu berkunjung kerumahku, lalu melihatmu berbincang serius dengan orangtuaku dan bercanda2 dg ketiga jagoan2 kecil dalam rumahku . .

aku ingin kamu ada disampingku, sungguh . .

dan rasa apa ini harus kusebut ???


#dedicated for my Way

Rabu, 28 November 2012

izinkan aku berbincang denganmu . .

ayah . .
bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan itu ???
ayah . .
bisakah aku egois untuk mendapatkan kasih sayang dan pengakuan darimu meskipun aku sudah memiliki yg pengganti yg terbaik dalam hidupku ???
ayah . .
bolehkah aku bertanya mengenai bagaimana aku dan masa depanku ???
ayah . .
bisakah aku bertanya mengenai semua yang ada pada masa lalu itu ???

ayah . .
aku tidak tau bagaimana bisa Tuhan menjatuhkan pilihannya pada aku untuk berada dalam posisi ini, namun aku cukup tau bahwa aku cukup dipercaya untuk bisa tangguh menghadapinya . .
tapi izinkan aku mendengar jawaban darimu, apa berartinya aku dalam hidupmu hingga tidak pernah aku bisa rasakan sedikitpun kepedulian hatimu dalam hembusan angin dihidupku . .
izinkan aku mendengar kejujuranmu, apa semua pria akan sama sikapnya sepertimu ?? bekhianat dan lari meninggalkan masalah ??
izinkan aku mendapatkan ketenangan dari hatimu, apakah aku akan terus menemukanmu dalam sosok sosok pria yang mendekatiku ?? apa aku akan terus menyimpan luka karena sosokmu dan menahan ketakutan untuk bisa memilih sosok pria yang mampu berbeda darimu ??

ayah . .
aku sudah dewasa, namun aku masih menyimpan ketakutan untuk melangkah kedepan . .
ayah . .
bantu aku, ibu dan ayah terbaikku pun tidak mampu menyembuhkan luka ini karena hadirnya sosokmu . .
ayah . .
tolong aku . . !! hadirkan sisi positifmu untuk menghadirkan ketenangan batinku dalam kehidupan nyata, agar bahagiaku bukan hanya sebatas mimpi . .

Selasa, 27 November 2012

Haruskah ???

Berjuta pertanyaan yang belum mampu untuk di akhiri, aku terjebak dalam situasi hati yang beku selama bertahun-tahun dan menjadi LIAR dengan sendirinya . . meski mereka semua berlalu-lalang berusaha menghangatkan hati yang beku, dengan perhatian, ketulusan dan segala bentuk energi yang mereka kerahkan untuk meluluhkan kerasnya hati ini . .

Aku masih terpana, pada sosok sosok yang menganggap aku "LEBIH" dari pada realita yang aku rasakan, mutlaknya kebenaran jadi bias untuk hal ini . . apakah "MEREKA" semua yang benar dalam memandang seorang "AKU" atau aku yang benar dalam memandang dan menilai diri "AKU" sendiri . .

Hanya "MINDER" yang bisa aku rasakan untuk menerima segala bentuk penilaian "BAIK" mereka yang berlebihan tentang "AKU" yang selalu menggunakan TOPENG untuk menghadapi hidup ini, seseorang yang berada dalam Rangkaian MEREKA disini berkata "Harum dimata orang, belum tentu harum di mata "ALLAH" . . ". dan aku benar-benar merasakannya, menembus dalam jantungku, inilah realitanya karna hanya potongan2 klise yang kamuflase yang aku pertontonkan pada mereka tentang AKU . .

Seberapa panjang pun kisah hidup yang aku pertontonkan dengan nyata, namun tidak pernah mampu untuk aku pertontonkan apa yang sebenarnya "AKU" rasakan . . Tentang Ayah, tentang DIA, tentang LUKA . .


jadi harus apakah AKU ???
menerima saja salah satu dari MEREKA yang berusaha meluluhkan karena berpandangan salah tentang AKU?? lalu ketika tau apa yang sebenarnya ada dalam diri AKU??? apa MEREKA masih akan tetap sama?? atau AKU harus terus bertahan sendiri disini, dalam beku, dalam ketakutan, dalam kecurigaan yg tiada henti . . sambil terus menanti jawaban atas Jutaan pertanyaan yang belum mampu kutemukan jawabannya??



kenapa AKU yang harus Ayah, dan Dia lukai . . ??

#maka maafkan aku untuk semua sosok MEREKA jika harus terluka dan kecewa, tp benar dg yang kalian ucapkan . . bahwa "aku masih tidak mempercayai sosok2 kalian yang sama dg sosok mereka yang membuat aku TERLUKA" . .

Rabu, 07 November 2012

and I'm Nothing . .


aku hanyalah aku dengan segala keterbatasan yang aku miliki . .
tanpa sedikitpun memiliki keinginan untuk membuat kecewa apalagi menyakiti orang lain, hanya mampu berusaha memberikan yang terbaik bagi segala hal dan bagi siapa saja yang ada di sekitar ku . .
tanpa juga berusaha membuat orang lain mengerti dengan segala hal yang aku rasakan, hanya mampu berpikir bahwa semua itu hanya cukup berjalan sebagai krisis yang berjalan pada hatiku saja . . tanpa perlu mereka tau . .

cukup senyum dan topeng ceriaku yang tampak ke permukaan dan, cukup lelah serta keluh kesah yang mampu kalian tembus . . tanpa perlu tau gelisah dan air mata yang sedang mengalir deras bergemuruh dengan konflik batin yang harus rela kujalani SENDIRI . .

berpikir keras untuk mampu bertahan menjalani singkatnya hidup yang berjalan dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang kumiliki, bertahan dengan segala kepalsuan ini untuk menutupi semua tekanan yang kulalui dan kurasakan karena konflik batin dan kerasnya hidup yang harus selalu aku dapatkan dan harus selalu aku jalani . .

berjalan dengan lelah, terseok, tanpa juga mereka perdulikan . . tanpa ada yang mampu menyadari bahwa aku terluka . .
kepalsuan yang kubuat sudah melekat dan seringnya membuatku lelah, lelah karena sepanjang menjalani kehidupan aku harus terus memikirkan cara agar kesedihan dan luka ini tak terlihat . . memikirkan bagaimana caranya aku mampu bertahan dan kuat berjalan dengan kepalsuan ini SENDIRI . .

karena sangat melelahkan ketika aku harus mencari dan menanti seseorang yang tanpa aku ungkapkan mampu memahamiku, mampu mendengar Lirihku, mampu menatap Luka di mataku, mampu mengetahui ada Air mata yang mengalir deras dalam hatiku, mampu merasakan lelahnya aku dengan kepalsuan ini . . 

dan sekarang . .
entah apalagi yang mampu aku ungkapkan pada semua, ketika aku sudah lelah berjuang SENDIRI . .
hanya mampu menangis sendu dalam untaian malam dan cahaya bintang yang menemani, dengan beberapa bait kalimat yang mampu aku tuliskan untuk melukiskan sebagian kecil luka dan lelahnya aku dengan konflik dalam batinku, dan lelahnya aku yang harus terus berjalan untuk memahami orang lain tanpa bisa dipahami orang lain . .

~berharap ada yang mampu melihat luka pada tatapan mataku saat semua orang percaya bahwa aku sedang tersenyum~ 

Minggu, 28 Oktober 2012

Terlanjur Sudah . .

Tanggal ini 27 Oktober 2012 mungkin adalah akhir dari Kisah Semu Gelapnya malam dalam Siang . .
Keberanian ini muncul juga, entah karena sedang emosi atau entah karena tak tahan lagi dengan perlakuan PRIA itu yang selalu menimbulkan Tanda Tanya Besar dalam Hidup dia . .

Meskipun tidak sengaja, namun hal ini yang memang harus dilakukan . .
Bertindak untuk suatu Kejelasan, memperjuangkan Jawaban meski tak sesuai Realita yang diinginkan Hati . .
yaaa, Finally dia memilih untuk menyudahinya . . bertindak tegas dan menerima kenyataan ketika Pria itu memang tidak mempertahankan Dia dan memilih menjauh . .

Aku rasa tidak apa, ini akan jauh lebih baik . . 
sakitnya akan sesaat, sakitnya seperti yang sudah biasa dia lalui karenanya, karena kisah itu . .
mungkin dia terlalu berlebihan menanggapi semua hal yang pria itu berikan, tapi coba PRIA itu atau kalian yang berada dalam posisi ini . .
lebih dari 1 tahun berjalan seakan Ada Apa - Apa diantara mereka, dengan saling tau pada perasaan yang dimiliki, berjalan beriringan saling memberi satu sama lain . .

Namun ketika akhirnya hal buruk yang terjadi, hanya satu orang yang harus menjalani resikonya . . bertanggungjawab pada apa yang diperbuatnya atas dasar Cinta, menurutku ini hanyalah Kamuflase atas sikap tidak Bertanggungjawab dari keegoisan kaum PRIA . .

aku hanya mampu berdoa untuk kekuatannya, bahwa tidak selamanya Dunia berakhir ketika Hidup tidak lagi mempunyai pilihan yang leluasa . .
menurutku, kita yang harus membuat lagi Pilihan2 lain yang lebih baik dengan segala keterbatasan yang kita punya . . dan yakini bahwa kita memang mampu menjalaninya dengan Tegar . .


~ Yakini itu Kaum Hawa, kita tdk lagi terbatas oleh Hati ~

Kamis, 10 Mei 2012

I ' LL Miss You . . .

Kenyamanan setiap orang berBEDA . .
begitupun dengan AKU,

tidak bisa disamakan segala hal yang membuatKu nyaman dengan Kalian . .
tidak bisa disamakan segala cara pikirKu dalam menghadapi semua ini . .
tidak bisa disamakan segala yang mampu KuRasakan dengan yg Kalian Rasakan . .

tidak bisa dipaksakan untukKu mengikuti semua cara Kalian . . !!!!

yang Kalian Lalui pun tidakLah sama dengan yang Aku Jalani . .
yang Aku Perjuangkan pun tidakLah sama dengan yang Kalian Inginkan . .

Aku Kesepian di tengah Keramaian,
Aku Merasa Hampa dalam Ketenangan,.
Aku Tersenyum di dalam Tangis Beku,
Aku Merasa Gamang dalam Kedamaian,.
Aku Merintih di saat Riuh Tawa bergemuruh,
Aku Merasa Senja menjadi Setia dalam Hatiku,.

Aku Hanya butuh 1 Hal,
KeTulusan dalam menghadapiKu . .

Dan,
Aku menemukan Kenyamanan ini padaMu , .
Sahabat terbaik menurutKu . .
Saudara terhebat yang selalu ada untukKu . .

Bukan seseorang yang sempurna, bahkan Jauh dari kata itu . .
namun seseorang yang selalu Kuat untuk menguatkan Aku,
Bukan seseorang yang Ramah, bahkan terkesan Jahat pd Kesan pertama . .
namun seseorang yang selalu Hangat untuk memberiKu secangkir Perhatian,
Bukan seseorang yang Kaya dan Pintar dalam segala Hal . .
namun seseorang yang selalu bisa ada untukku dan semua masalahKu,

Thank U so Much and More . . .
I will really2 Missing you if youre gone,




Minggu, 22 April 2012

Ikhlasku Tegar Berdiri Tanpamu . . .

Yang aku tau,.
Pertama kali yang terbersit dalam benakku adalah "Aku Bukan Apa-Apa Untukmu . . ."
Aku tau seberapa besar pun masalah yang aku hadapi meski itu karenamu,
Takkan terlalu kau khawatirkan semua itu . . .
Meski kau tau dengan pasti apa yang aku rasakan dalam Hatiku . . .

Ketika derai tangisku tak sanggup untuk dibendung,
Ketika rasa takutku memuncak tersudut dalam sepi,
Ketika berjuang melawan Ego diri yang bergejolak,
Ketika hanya aku yang berusaha bangkit dari sesak,
Ketika hanya aku yang tertatih dalam sulit,

Kau hanya diam beku
Kau hanya diam sendiri dalam takutmu,
Segala sikapmu tak membuatku Benci padamu . . .
Meski Sakit harus ku telan sendiri menghadapi semua resah yang kau tau sangat membuat hatiku gelisah . . .

Air mataku tak pernah surut dalam menghadapi Bias derita yang kau beri . . .
Rasa sakitku terus bergejolak,.
Bertahan terus berusaha Bangkit untuk kembali Berdiri meski Kembali Tersakiti . . .

Apa yang sanggup aku lakukan hingga ini yang kau ciptakan untukku ???!!
Sesulit itukah memberiku sedikit saja kenyamanan untuk kurasakan dalam hidupku ????

Senin, 06 Februari 2012

I Wanna to STOP . . !!

this time .. ..
why,. i wonder you always stay in my mind .. .. ???

Kisah semu yang terus membelenggu,. padahal telah lama semua itu berlalu .. ..
Memungkinkan aku untuk terus terjerembab kedalam lubang yg sama,. berulang kalii .. ..
Enyahkanlah kau dalam bayanganku,. enyahkanlah kau dalam segala penat yang membebani hatiku .. ..

Kisah itu membuat ku terus terpaku .. ..
Ingin lari aku tak mampu, menghindar pun rasa nya tak lagi sempat .. ..
Bayangan itu selalu membelenggu ku dengan semua ragam kegelapan yg ditimbulkan nya .. ..

Bahkan senyum itu, menjadi hantaman Keras dalam benakku yg masih saja mengingat nya .. ..
Sinar matanya yang masih menjadi Pijaran buruk dalam hatiku .. ..

TIDAK . . TIDAK . .
Rasa nya ingin sekalii aku teriakan kata kata itu setiap kau hadir dalam mimpi ku . .
Namun ternyata,. untuk mengatakan TIDAK pun aku tak lagi mampu .. ..
Hanya Air Mata yang terus saja berderai tanpa bisa bersisa .. ..

Lepaskan aku, aku Mohooonnn . . .
Lepaskan aku dari semua Rasa yang terus saja membelengguu . . .
Teruuss saja Menghantuiku dengan semua kesalahan ituu, dengan semua akibat yg sekarang sedang Kujalani . .
Sendiriii, mennaggung SEPI . . .

Minggu, 15 Januari 2012

Pilihan ku padamu tak membuatmu menjatuhkan aku menjadi Pilihanmu . . .


Kamu yang tak pernah bisa untuk mencintai aku . . .
Segenap jiwa dan raga telah menjadi saksi bisu ungkapan perasaan yg ada dalam diriku untukmu . . .
Entah lebihnya apa yang mampu menyilaukan hatiku akan pesonamu . . .
Entah apa baikmu, pengabaian2 yang kau ciptakan untukku tak juga membuatku jera dan menjauh . . .
Segenap rinduku selalu tertatih mencari dermagamu yang beku . . .

Meski tak tau arah nya, tetap melangkah tanpa ragu dan tanpa penyesalan dengan semua hal buruk yang akan terjadi . . .
Kebodohan ku adalah tidak mampu menyeimbangkan logika ini yang terlalu lemah akan kemilau rasa yang selalu bergetar tak terkendali untukmu . . .

Ketika luka menjadi pilihan baku, aku berkata . . .
Luka yang kau ciptakan adalah hal terindah untuk pengalaman hidupku . . .


_ Mr.G _

Selasa, 06 Desember 2011

Tentangmu "Setengah darah dalam Tubuhku"

Ayah . . .
ingin kusebut begitu saat nanar matamu menjadi semu dihadapanku . . .
Ayah . . .
ingin kupanggil namamu ketika aku teringat oleh kenyataan ini . . .
Ayah . . .
ingin ku peluk erat tubuhmu ketika aku terluka oleh emosi sesaat . . .
Ayah . . .
ingin aku menangis dihadapmu, saat pijaran hidupku mulai meredup karena lelahnya . . .
Ayah . . .
sanggupkah aku terus berjalan dalam bimbang dimasa mendatang ???
Ayah . . .
tepatkah aku dengan semua langkah kaki yang telah terpijak ini ???
Ayah . . .
mampukah kau melihat keputusasaan dalam hatiku ditengah tawa riang semua candaku ???
Ayah . . .
setengah darah dalam tubuhku adalah milikmu, setengahnya lagi adalah milik Ibu . . .
namun,. apakah keseimbangan itu membuat kalian merasakan apa yang aku rasakan ???

Jumat, 11 November 2011

Gelap Malam Dalam Siangku . . .

entah ingin apa dan bagaimana aku kala ini . . . saat setiap langkah kurasa tidak tepat . . . saat setiap argumen selalu menjadi bumerang . . . saat setiap senyuman berakhir dengan amarah . . . kegalauan yang terjadi memang tercipta selama yg kita izinkan . . . namun, keadaan diluar posisi kita tak menjadi pendukung terbaik bagi kegalauan hati ini . . . ilmu-ilmu ini tak menjadi berarti ketika emosi telah menjadi tuannya . . . dan kekuatan hatiku tak sanggup menahan kcaunya emosi yang telah meraja . . . Penenang yang semu tak lagi ada membawa kedamaian . . . Penenang yang semu menjadi hilang oleh kekacauan emosi yang disebut EGO . . . ketika akhirnya aku hanya mampu berlari pada kebahagiaan sesaat,. yang berakhir dengan ketakutan yang abadi . . . Salju ini telah menjadi Abu panas dalam hidupku . . . Hujan ini telah merajang tubuhku dengan derasnya . . . Pelangi itu telah membuatku semakin terluka dengan keragaman warna dan cahanya . . . Setiap hari terasa sama dalam ingatanku,. terasa pengap . . . terasa sesak . . . sinar matahari tak mampu menerangi gelapnya semua sisi dalam hidupku . . . bahkan kini,. hanya kurasakan malam dalam setiap hari-hariku . . .

Sabtu, 30 Juli 2011

Malam Sendu yang Memuncak . . .

rangkaian air mata yang tak juga surut . . .
aku harus kuat untuk menguatkan . . .
aku harus tegar untuk terus bertahan dalam kebersamaan . . .

Tuhan kuatkan aku dengan cahaya takbirmu . . .
aku lemah tanpa dekapmu, .
aku sudah hilang daya dengan semua hal ini . . .

Tuhan hanya senyumku yang bisa kuandalkan sebagai penenang Bunda tercinta . . .
Tuhan tahan air mataKu saat Bunda berada dalam gapaianKu . . .
Tuhan bisikan caramu untuk kedamaian hati BundaKu . . .
karna ku tau, .
dalam senyumnya ia menangis . . .
dalam tawanya ia menjerit . . .
karna ku rasakan, .
dalam ramai ia merasa sepi . . .
dalam terang ia merasa padam . . .

Tuhan hanya Kau dan Bunda yang menjadi teman setia dalam hidupku . . .
dan biarkan rasa sakit Bunda Kau bagi padaKu . . .

Tuhan meski ku sendiri dalam sepi,
biarkan aku kuat setegar karang . . .
biarkan aku terang seterang langit siangmu . . .
dan biarkan aku indah seindah langit malamMu . . .
meski belum bisa untuk semua orang, tapi biarlah semuanya kuperuntukan pada Wanita terindah dalam hidupku . . .
Bunda . . .